Jalan-jalan di Korea Selatan belum lengkap kalau belum lihat istana-istananya yang cantik. Penasaran donk tempat tinggalnya oenni Jang Geum, raja-raja Sejong dan queen in hyeong, ok jung dan lain-lain. Meski Korea Selatan termasuk negara yang udah modern banget, tapi tempat-tempat historik seperti istana-istananya luar biasa terawat. Kita bisa merasakan kemegahan di jamannya yang tak kalah sama gedung-gedung bertingkat di sekeliling komplek istana.
Sayangnya kita hanya bisa mengunjungi satu istana utama dari keseluruhan 5 istana yaitu: Gyeongbokgung. Serta satu istana kecil yaitu: Onnyeogung. Mungkin lain kali kalau ada kesempatan, saya bisa eksplore istana-istana lainnya.
Tips: Kalo punya waktu seharian penuh untuk lihat semua istana, bisa ikut City bus tour dari Gwanghwamun Square dari jam 9 pagi sampai jam 19 malam. Dia akan membawamu ke 26 titik tempat wisata termasuk 5 istana utama di Seoul. Naik-turun aja seharian. Bisnya lewat tiap 30 menit sekali. Harga tiket terusan KRW 10.000, atau tunjukkin kartu bagi pemegang Seoul City Pass.
Yuks...mumpung angin lagi semilir menggigit, dari penginapan kita di daerah Jongno, kita hanya perlu jalan kaki dikit ke arah city hall. Berhubung lagi autumn, jalan kaki rasanya jadi romantis banget....langit biru, anging semilir, daun-daun kuning berguguran, berjalan bergandengan tangan sama So ji soeb (kalo yang terakhir masih ngayal, doain ya biar kesampean *kabuuur)
Kalo lihat di Drakor, pas si cewek menggigil kedinginan, si cowok bakal masukin tangan ceweknya ke saku mantel dia, so sweeet...*mantel, sweater, jas mana mana???
Udah ah bikin sensi aja...langsung masuk gerbang aja let's go!
I love many things and try to learn many more... From Kitchen to Library. From Living room to the Wild World.
Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts
Tuesday, May 3, 2016
Saturday, March 26, 2016
Shoppaholic ~ Insadong vs Myeongdong
Sudah pada tahu pasti kalau Korea Selatan merupakan salah satu penggiat Fashion dan kosmetik yang gayanya banyak diminati hampir di seluruh dunia. Di pasar online Indonesia aja, banyak sekali ditemui seller fashion korea baik yang asli (import) maupun yang jiplak (model dari korea tapi bikin sendiri). Apalagi seller kosmetik, wah ga keitung (termasuk aku juga lho!). Terkenal dengan gaya fashionnya yang cute tapi elegant sehingga banyak disukai kawula muda dan yang berjiwa muda.
Ditambah lagi dengan gencarnya pemerintah Korea mengenalkan grup-grup Idol ke penjuru dunia sehingga banyak dikenal baik lagunya, negaranya dan termasuk gaya berpenampilannya.
Kalo sedang berkunjung ke Korea, jangan lupa mampir ke tempat-tempat shopping dengan harga terjangkau berikut ini:
Insadong
Souvenir...souvenir!! Penyakit orang Indonesia kalo ada temen habis liburan, yang ditanya pertama kali pasti oleh-oleh ya kaannn... Insadong merupakan salah satu tempat shopping di Korea Selatan yang tepatnya berada di Jongno-Gu, Seoul. Disini kamu dapat menemukan barang antik dan juga lucu khas Korea Selatan. Banyak turis yang datang kesini dan membeli barang-barang disini sebagai oleh-oleh khas Korea Selatan. Barang-barang yang dijual diantaranya yaitu hanbok atau pakaian tradisional Korea Selatan, teh tradisional, kerajinan rakyat, kertas tradisional atau hanji dan juga tembikar.
Ditambah lagi dengan gencarnya pemerintah Korea mengenalkan grup-grup Idol ke penjuru dunia sehingga banyak dikenal baik lagunya, negaranya dan termasuk gaya berpenampilannya.
Kalo sedang berkunjung ke Korea, jangan lupa mampir ke tempat-tempat shopping dengan harga terjangkau berikut ini:
Insadong
![]() | ![]() |
Souvenir...souvenir!! Penyakit orang Indonesia kalo ada temen habis liburan, yang ditanya pertama kali pasti oleh-oleh ya kaannn... Insadong merupakan salah satu tempat shopping di Korea Selatan yang tepatnya berada di Jongno-Gu, Seoul. Disini kamu dapat menemukan barang antik dan juga lucu khas Korea Selatan. Banyak turis yang datang kesini dan membeli barang-barang disini sebagai oleh-oleh khas Korea Selatan. Barang-barang yang dijual diantaranya yaitu hanbok atau pakaian tradisional Korea Selatan, teh tradisional, kerajinan rakyat, kertas tradisional atau hanji dan juga tembikar.
Friday, March 18, 2016
Breezy Night: Keluyuran Malam-malam di Cheonggyecheon stream Kota Seoul
Night 1: Throw a Coin & Get Luck at Cheonggyecheon stream
Cheonggyecheon stream adalah sebuah aliran kali kecil nan dangkal yang melintasi kota Seoul dari Gunung Namsan hingga ke Sungai Hangang. Saat ini Cheonggyecheon stream menjadi salah satu ikon wisata Korea yang sayang dilewatkan. Sering digunakan untuk syuting drama dan video klip. Kami mengunjungi stream ini dua kali, saat siang dan saat malam. Keduanya menarik, tapi saat malam hari suasananya jadi lebih romantis...hadeuuuh!
Kenapa sih menarik? Padahal kan kali doank. Yups! Aku juga sempat kepikiran begitu. Maklum intensitas nonton dramaku tidak seintens Renny, juga bukan MV-lover mania seperti Stevy. Yaah aku cuma penggemar Kimbap (~.~) So, aku ga begitu tahu, kalau kali kecil itu ternyata...cantik!
Kalau soal sampah sih ga usah dibahas. Bersih banget. Mari kita bahas penataannya. Aku kalo lewat kali Cisadane yang udah lumayan bersih, atau ke danau buatan di Citra Raya, pasti lihat muda-mudi lagi nongkrong-nongkrong di pinggirnya. Padahal pemandangannnya ya cuma air berwarna coklat susu yang mengalir....
Bagaimana kalo air yang mengalirnya itu ditata seperti ini:
Hmmm...
Cheonggyecheon stream adalah sebuah aliran kali kecil nan dangkal yang melintasi kota Seoul dari Gunung Namsan hingga ke Sungai Hangang. Saat ini Cheonggyecheon stream menjadi salah satu ikon wisata Korea yang sayang dilewatkan. Sering digunakan untuk syuting drama dan video klip. Kami mengunjungi stream ini dua kali, saat siang dan saat malam. Keduanya menarik, tapi saat malam hari suasananya jadi lebih romantis...hadeuuuh!
Kenapa sih menarik? Padahal kan kali doank. Yups! Aku juga sempat kepikiran begitu. Maklum intensitas nonton dramaku tidak seintens Renny, juga bukan MV-lover mania seperti Stevy. Yaah aku cuma penggemar Kimbap (~.~) So, aku ga begitu tahu, kalau kali kecil itu ternyata...cantik!
Kalau soal sampah sih ga usah dibahas. Bersih banget. Mari kita bahas penataannya. Aku kalo lewat kali Cisadane yang udah lumayan bersih, atau ke danau buatan di Citra Raya, pasti lihat muda-mudi lagi nongkrong-nongkrong di pinggirnya. Padahal pemandangannnya ya cuma air berwarna coklat susu yang mengalir....
Bagaimana kalo air yang mengalirnya itu ditata seperti ini:
![]() |
| Cheonggye Plaza |
Saturday, March 12, 2016
K-Drama Tour ~ Ke Petite France yukkk...
Petite France adalah sebuah desa yang ditata seperti layaknya desa di Perancis. Yang disebut desa disini adalah desa jadi-jadian eh maksudnya desa yang sengaja dibikin bukan hunian :-D
Ini salah satu destinasi wajibku sebagai penggemar tokoh Little Prince karya Antoine De Saint-Exupéry. Bukunya udah aku baca dari kelas 1 SD. Smapai sekarang yang paling aku ingat adalah gambar topinya (gambar ular boa menelan gajah) >.<!
Karena memang bertema The Little Prince, enggak heran kalau di banyak sudut tempat terlihat gambaran dari cerita itu.
Ini salah satu destinasi wajibku sebagai penggemar tokoh Little Prince karya Antoine De Saint-Exupéry. Bukunya udah aku baca dari kelas 1 SD. Smapai sekarang yang paling aku ingat adalah gambar topinya (gambar ular boa menelan gajah) >.<!
Karena memang bertema The Little Prince, enggak heran kalau di banyak sudut tempat terlihat gambaran dari cerita itu.
|
|
| ||||||
Wednesday, March 9, 2016
Nami Island ~ K-Drama Tour
Korean Drama mulai booming sejak awal tahun 2000-an (setidaknya aku baru nonton sekitar tahun itu). Salah satu yang nge-hits banget katanya film Winter Sonata yang syutingnya diambil di sebuah pulau bernama Nami. Aku sih sampai saat ini belum nonton film-nya. Ditambah lagi katanya akhirnya sad ending, jadi tambah ga mau nonton :-P
Rugi banget kalau nonton berurai air mata, ujung-ujungnya nyesekin dada. Pasti bakal kebayang mulu sampe berminggu-minggu. Mending skip buat nonton hehe...
Saat berkunjung ke Seoul November 2015 silam, saya dan Renny sempet pergi ke Nami Island dan Petitte France. Keduanya tempat syuting beberapa drama. Sebenarnya masih ada 1 obyek lagi yg berdekatan dan searah, yaitu Garden of Morning Calm. Tapi kami ga sempat kesana.
Dari Seoul, Nami Island berjarak sekitar 63 KM. Jadi lumayan jauh. Usahakan berangkat pagi-pagi biar tidak kesorean. Tapi lagi-lagi kami tuh traveller yang nyantai banget. Rencananya mau berangkat pagiiii...kalo perlu habis subuh hehe... Kenyataannya tetep aja jam 8 baru keluar penginapan wkwkwk...
Rugi banget kalau nonton berurai air mata, ujung-ujungnya nyesekin dada. Pasti bakal kebayang mulu sampe berminggu-minggu. Mending skip buat nonton hehe...
Saat berkunjung ke Seoul November 2015 silam, saya dan Renny sempet pergi ke Nami Island dan Petitte France. Keduanya tempat syuting beberapa drama. Sebenarnya masih ada 1 obyek lagi yg berdekatan dan searah, yaitu Garden of Morning Calm. Tapi kami ga sempat kesana.
Dari Seoul, Nami Island berjarak sekitar 63 KM. Jadi lumayan jauh. Usahakan berangkat pagi-pagi biar tidak kesorean. Tapi lagi-lagi kami tuh traveller yang nyantai banget. Rencananya mau berangkat pagiiii...kalo perlu habis subuh hehe... Kenyataannya tetep aja jam 8 baru keluar penginapan wkwkwk...
Saturday, March 5, 2016
Jalan-jalan Santai di Singapura
WARNING!!!
Cuma buat yang ga masalah sama traveling Ga-je-bo alias ga pake itinerary hahaha... Atau dibaca biar ga ngalamin banyak nyasar kayak kita ya...
Cara kita ngabisin hari pertama:
Rutinitas pertama yang wajib ditaaati buat Muslimin dan Muslimat: SHOLAT SUBUH. Prayer Roomnya dimana ya? Nyari-nyari muter-muter ga nemu-nemu. Nanya orang juga ga ada yg tau dimana tuh prayer room. Ya udah, jadi kita sholat di lantai atas deket deretan bank yang belum buka, daripada daripada.... Lantainya bersih ini :-D
Cuma buat yang ga masalah sama traveling Ga-je-bo alias ga pake itinerary hahaha... Atau dibaca biar ga ngalamin banyak nyasar kayak kita ya...
Cara kita ngabisin hari pertama:
Rutinitas pertama yang wajib ditaaati buat Muslimin dan Muslimat: SHOLAT SUBUH. Prayer Roomnya dimana ya? Nyari-nyari muter-muter ga nemu-nemu. Nanya orang juga ga ada yg tau dimana tuh prayer room. Ya udah, jadi kita sholat di lantai atas deket deretan bank yang belum buka, daripada daripada.... Lantainya bersih ini :-D
**Note: Prayer Roomnya ternyata ada disini nih: Terminal 1 ada di bawah Gate Holdroom C1 di Arrival Hall West. Terminal 2 ada di Departure Transit Lounge North lantai 2, dekat Gate E (di belakang Aldo). Sedangkan di Terminal 3, prayer room terletak di Departure Transit Lounge South lantai 2).
Lanjut...planga-plongo lagi nyari dimana MRT-nya. Tapi karena penunjuk jalannya informatif banget, ga lama kita udah nemu MRT Train to City-nya (adanya di terminal 2, tinggal ikutin plang yang ada tulisannya begitu). Sebelum naik, beli kartu Pass dulu, atau beli tiket Single Card di mesin tiket. Waktu itu kita beli kartu Pass yang EZ-Link plus isi saldo, jumlahnya SING $25. Selain EZ-Link ada juga kartu STP (Singapore Tourist Pass) yang berlaku maksimal 3 hari, tinggal pilih yang sesuai kebutuhan. Cara pakainya, sama seperti memakai kartu BCA Flash, BRIZZI atau kartu-kartu yang buat naik Commuter di Indonesia. Tinggal tempel pas masuk dan keluar statsiun.
Lanjut...planga-plongo lagi nyari dimana MRT-nya. Tapi karena penunjuk jalannya informatif banget, ga lama kita udah nemu MRT Train to City-nya (adanya di terminal 2, tinggal ikutin plang yang ada tulisannya begitu). Sebelum naik, beli kartu Pass dulu, atau beli tiket Single Card di mesin tiket. Waktu itu kita beli kartu Pass yang EZ-Link plus isi saldo, jumlahnya SING $25. Selain EZ-Link ada juga kartu STP (Singapore Tourist Pass) yang berlaku maksimal 3 hari, tinggal pilih yang sesuai kebutuhan. Cara pakainya, sama seperti memakai kartu BCA Flash, BRIZZI atau kartu-kartu yang buat naik Commuter di Indonesia. Tinggal tempel pas masuk dan keluar statsiun.
gate MRT (gambar dari google)
mirip kan sama commuter? (dari google)
Saturday, February 20, 2016
Singapore: First Time ke Luar Negeri?
Ada yang lagi berencana pergi ke luar negeri? Enaknya kemana ya?
Kalau aku dulu memilih Singapura sebagai destinasi pertama. Alasannya...tentu karena deket, dan juga murah tiketnya hehe.... Tapi selain itu juga, karena kita, berdua waktu itu aku dan Wita, sama sekali awam, hanya modal nekat aja. Jadi kita pilih negara yang memang sudah terkenal teratur penataannya. Maksudnya buat menghindari biar ga sering kesasar (meski tetep kesasar juga sih).
Seperti pernah kubilang, aku tuh pengeeen banget menyambagi negara lain, tapi takut. Mula-mula temenku Wita ngajak bikin Paspor, Katanya biar kita punya alasan pergi ke luar negeri, kan dah ada paspor. Tapi bener juga lho, semenjak punya, aku jadi rajin ngecek harga tiket :-) Daaan.....tiba-tiba ada promo dari Tiger Air, tiket pesawat Jakarta-Singapur PP hanya Rp 300.000. Wah, aku langsung jerit-jerit manggil Wita. So, tiba-tiba aku dah beli aja tuh tiketnya hehe... Bisa ngebayangin ga gimana rasanya (^_^!
Pokoknya hari-hari sebelum pergi tuh, sibuuuk banget. Googling sana-sini, tanya-tanya, beli baju dan tetek bengek, pinjem tas ma kamera hehe... heboh banget ya.
So tibalah di hari H. Excited!!! Akhirnya.... first time ke LN (Wita first time juga naik pesawat)
Kalau aku dulu memilih Singapura sebagai destinasi pertama. Alasannya...tentu karena deket, dan juga murah tiketnya hehe.... Tapi selain itu juga, karena kita, berdua waktu itu aku dan Wita, sama sekali awam, hanya modal nekat aja. Jadi kita pilih negara yang memang sudah terkenal teratur penataannya. Maksudnya buat menghindari biar ga sering kesasar (meski tetep kesasar juga sih).
Seperti pernah kubilang, aku tuh pengeeen banget menyambagi negara lain, tapi takut. Mula-mula temenku Wita ngajak bikin Paspor, Katanya biar kita punya alasan pergi ke luar negeri, kan dah ada paspor. Tapi bener juga lho, semenjak punya, aku jadi rajin ngecek harga tiket :-) Daaan.....tiba-tiba ada promo dari Tiger Air, tiket pesawat Jakarta-Singapur PP hanya Rp 300.000. Wah, aku langsung jerit-jerit manggil Wita. So, tiba-tiba aku dah beli aja tuh tiketnya hehe... Bisa ngebayangin ga gimana rasanya (^_^!
Pokoknya hari-hari sebelum pergi tuh, sibuuuk banget. Googling sana-sini, tanya-tanya, beli baju dan tetek bengek, pinjem tas ma kamera hehe... heboh banget ya.
So tibalah di hari H. Excited!!! Akhirnya.... first time ke LN (Wita first time juga naik pesawat)
Aku selalu jelek kalo di bandara (>.<) aslinya kali ya huehehehe...
Gayanya nyonyah...:D
Friday, January 29, 2016
Ke Luar Negeri tuh..... takut-takut asyiiik
Semasa aku kecil dulu, desaku itu pernah jadi desa percontohan, karena pertaniannya maju. Hampir setiap waktu banyak tamu yang datang dari kota (istilahnya bapak, hehe). Bahkan, sekali-sekali ada beberapa yang datang dari luar negeri juga. Melihat makhluk yang agak berbeda bentuk dari orang desa kebanyakan (maksudku, dari warna rambut, mata, kulit plus badannya yang tinggi gede), membuatku bertanya-tanya, makhluk apakah itu? Dari situlah aku tau yang namanya Luar Negeri. Mungkin dari situ juga ya jadi kepikiran yang namanya luar negeri tuh, kayak apa sih? hehe..
Subscribe to:
Posts (Atom)











